Kesempatan itu Bukan Sekedar Harus Diambil, tapi Dinikmati

Saya punya 1 formula yang membuat siapapun di dunia ini pasti akan mengucap banyak syukur kepada Tuhan mereka.

Beruntung = Kesempatan & Kesiapan

Seringkali kita mendengar setiap orang menyesali kesempatan yang tidak mereka ambil padahal sudah sangat dekat dan bahkan sudah dipersiapkan untuknya. Mungkin ini berlaku pula untuk saya.

Kesempatan untuk belajar di luar negeri, kadang tidak membuat orang goyah untuk bertahan pada keinginannya meraih mimpi di negeri sendiri. Ada juga mereka yang melewatkan kesempatan untuk menduduki posisi tinggi di sebuah perusahaan hanya karena ia masih merasa bahwa ini belum saatnya.

Sama seperti halnya jodoh, membaca kesempatan tidak semudah yang dibayangkan. Kadang memang ada kesempatan yang muncul, di saat kita bahkan tidak tahu bahwa itu sudah waktunya kita mengambilnya. Sampai akhirnya kita merasa bahwa memang benar itulah waktunya, dan saat kita tidak mengambil kesempatan itu kitalah yang akan menyesal.

Penyesalah bukan sesuatu yang salah, apalagi saat kita tahu apa yang sudah kita lakukan dan segera memperbaikinya. Itu akan jauh lebih baik daripada saat kita hanya menyesali dan membuat diri kita terpuruk begitu saja.

Tapi tidak semua kesempatan yang diambil mampu dinikmati saat kita sudah masuk ke dalamnya. Tidak semua kesempatan memberikan kita banyak perlajaran yang kita harapkan. Justru banyak kesempatan yang memberikan kita pelajaran jauh di luar ekspektasi kita.

Hanya sebagian kecil saja kesempatan itu membuat kita merasa beruntung. Karena hanya sedikit sekali kesempatan itu yang membuat kita merasa sudah mendapatkan apa yang kita inginkan sejak lama.

Tanpa banyak berpikir, semua orang pasti ingin mendapatkan keberuntungan di setiap yang dia lakukan. Sekolah mereka, pekerjaan mereka, bisnis atau usaha mereka, jodoh mereka bahkan kehidupan mereka. Keberuntungan seolah menjadi sebuah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Tentu saja dengan kesempatan dan kesiapan diri kita.

Kadang kita hanya bisa berkata bahwa kita siap, tapi apa yang kita lakukan dan hasil yang kita dapatkan adalah jawabannya. Itu kenapa, tidak semua kesempatan memberikan kita keberuntungan di dalam hidup.

Saya adalah salah satu yang percaya bahwa selama nyawa masih berada di dalam raga, selama oksigen dan karbondioksida masih bergantian masuk ke dalam raga, di sanalah akan ada lebih dari 1 kesempatan untuk setiap yang kita ingin capai.

Bahkan Allah saja menciptakan jalan yang beragam untuk kita lalui demi menggapai sebuah keberuntungan. Mengejarnya tentu membutuhkan kesiapan untuk menikmati kesempatan. Bukan sekedar mengambilnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s